Motto SD Negeri Bremi I Krucil
“Reading Habit To Long Life Education”
Kecamatan Krucil termasuk wilayah yang berada di dataran tinggi. Karena wilayahnya berada di lereng Gunung Argopuro. Semua masyarakat Probolinggo, tentunya tidak asing lagi dengan nama kecamatan ini. Namun di kecamatan Krucil ini ada yang menarik dan perlu disimak oleh masyarakat.

Gambar : Lokasi SD Bremi I kiri dan Kepala SD Suharto, S.Pd sebelah kanan
Apa yang menarik? Tentunya Desa Bremi. Desa Bremi Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo, berada sekitar 400 m dari permukaan laut. Jarak antara ibu kota kabupaten kurang lebih 55 km arah tenggara kota Probolinggo. Apabila kita menginginkan pergi ke desa itu, kita bisa meliwati kecamatan Pajarakan lalu ke desa Condong Kec. Gading dan kemudian mnuju ke Bremi. Atau dapat melewati kecamatan Gending, Maron, Condong kemudian ke Bremi.
SD Negeri Bremi I merupakan sekolah yang perlu disimak oleh masyarakat umum. Dan khususya oleh masyarakat Probolinggo. Di SD ini yang mempunyai motto “ Reading Habit To Long Life Education”. Motto itu tentunya mempunyai alasan tersendiri. Dengan jelas bahwa motto itu mempunyai mana “membaca lingkungan untuk pendidikan seumur hidup atau sepanjang hidup”
Dari mana itu makanya SD ini mempunyai tujuan agar siswanya bahwa dapat membaca lingkungan karena lingkungan ini penerapan pelaksanaan pendidikan seumur hidup. Oleh karena itu siswanya perlu mencintai lingkungan dalam kurun waktu sepanjang hidup, dan agar lingkungan akan terjaga dengan apik sehingga tercipta lingkungan yang indah dan ramah dengan penghuninya.
SD Negeri Bremi I ini dikategorikan sebagai SD Adiwiyata. Karena pada kepemimpinan Suharto, S.Pd, Bremi I mendapat juara II pada tahun 2008, dalam “Lomba Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan” yang diadakan di tingkat kabupaten. Lomba dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup se dunia tahun 2008 di Probolinggo.
Piagam kejuaraan No. 002.6/248/426.303/2008 itu yang ditandatangani oleh Bupati Probolinggo Drs. H. Hasan Aminudin, M.Si. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa SD ini perlu di simak lebih lanjut oleh masyarakat, walau pun lokasinya berada di kaki gunung.
Pada waktu SD Bremi I ini mengikuti lomba tersebut, ia mendapat pembinaan, dengan KLH Kabupaten Probolinggo di bawah kepemimpinan Ir.Dewi Korina, M.MA. Pembinaan dari KLH ini tentunya membuah hasil yang sangat baik kepada guru- guru sehingga dapat diterapkan ke anak didiknya.
Dalam menjalin kerja sama bukan hanya dilakukan dengan KLH Kabupaten Probolinggo saja, melainkan juga dari pihak KTI yaitu Kutai Timber Indonesia yang bergerak di bidang Perusahaan Pembuatan Triplek. Kerja sama dengan KTI ini siswa sering dibantu dengan bea siswa, buku atau sragam sekolah, dan pihak perusahaan mempunyai tujuan agar wali murid SDN Bremi I berusaha untuk menjaga kebon kayu Segon milik KTI agar dijaga atau tidak dirusak warga Bremi. Ini merupakan kerja sama yang saling menguntungkan ( Muttualistis)
Akhir- akhir ini, berita SD yang berpredikat SD Adiwiyata telah menyebar di masyarakat, khususnya dikalangan dunia pendidikan. Oleh karena itu banyak tamu yang datang di SD ini. Tamu itu yang berdalih studi banding ada yang dari dalam negeri maupun luar negeri. Di antaranya dari luar negeri antara lain : Lavina Stopponi dari Italia dan Bab Canon, Stuart Werton MBE yang bermarkas di Jakarta.
Sumadji, Pengawas TK/SD Kecamatan Krucil